Cegah Kejahatan Transnasional, Polda Sumsel-Royal Malaysia Police Pererat Kolaborasi Strategis

Berry Pratama
3 min
IMG 20260722 190702
A-AA+A++

PALEMBANG, NUSANTARATODAY.ID — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) kian memantapkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan transnasional. Langkah strategis ini ditandai dengan digelarnya pertemuan bilateral bersama Malaysia Police Liaison Officer (MPLO) dari Konsulat Jenderal Malaysia Medan.

Pertemuan ini menjadi wujud nyata diplomasi kepolisian untuk menjaga kondusivitas regional, menangkal kejahatan lintas negara, sekaligus memperkuat iklim investasi di Sumatera Selatan.

​Audiensi strategis tersebut berlangsung hangat di Ruang Kerja Wakapolda Sumsel pada Rabu (22/7/2026).

Diskusi dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel serta perwakilan MPLO Konsulat Jenderal Malaysia.

​Pertemuan ini berfokus pada penyelarasan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi operasional antara Polri dan Royal Malaysia Police (RMP). Kedua instansi bersepakat memperketat pengawasan terhadap potensi ancaman keamanan kawasan yang kian kompleks demi memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat kedua negara.

​Selain isu penegakan hukum, dialog ini juga menekankan pentingnya stabilitas kamtibmas sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi dan kepastian berinvestasi. Polda Sumsel menegaskan kesiapannya dalam memberikan jaminan perlindungan penuh terhadap seluruh iklim usaha dan aktivitas investasi di Sumatera Selatan.

Baca Juga :  Wujudkan Sumsel Bebas Asap, Polda Sumsel Perkuat Mitigasi Karhutla Berbasis Asta Cita Dengan Pendekatan Humanis

​”Kami berkomitmen memperkuat kerja sama dengan Royal Malaysia Police melalui komunikasi, koordinasi, dan pertukaran informasi yang berkesinambungan. Polda Sumsel memastikan seluruh aktivitas masyarakat maupun iklim investasi di wilayah Sumatera Selatan mendapat jaminan keamanan mutlak sebagai wujud tanggung jawab Polri,” tegas Brigjen Pol Rony Samtana.

​Dalam kesempatan tersebut, utusan MPLO Malaysia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Indonesia dan Polri atas respons cepat serta ketegasan dalam menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berdampak pada kesehatan lingkungan regional.

​Pihak MPLO juga berkoordinasi mengenai proses hukum seorang warga negara Malaysia yang saat ini tersandung kasus tindak pidana narkotika di Indonesia. MPLO menegaskan komitmennya untuk menghormati secara penuh yurisdiksi dan hukum yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga :  Cek Gula Darah Hingga Kolesterol Gratis, Aksi Humanis Polres Lampung Utara Disambut Antusias Warga

​Menanggapi hal itu, Polda Sumsel menegaskan bahwa proses hukum dijalankan secara tegak lurus, profesional, transparan, dan akuntabel tanpa membeda-bedakan kewarganegaraan, berlandaskan prinsip Polri Presisi.

​Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa diplomasi kelembagaan ini merupakan langkah antisipatif Polri dalam menghadapi dinamika kejahatan global.

​”Kerja sama lintas negara adalah strategi krusial dalam menghadapi kejahatan transnasional. Polda Sumsel akan terus memperluas jaringan sinergi dengan mitra internasional demi menghadirkan rasa aman, menjaga iklim kondusif, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan dunia usaha,” ungkap Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

​Melalui penguatan kemitraan bersama MPLO Malaysia ini, Polda Sumatera Selatan membuktikan perannya tidak hanya sebagai pelindung masyarakat lokal, tetapi juga sebagai pilar penjaga stabilitas keamanan di tingkat regional demi mendukung keberlanjutan pembangunan nasional.