Lampung Utara,Nusantaratoday.id– Pemerintah Kabupaten Lampung Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan. Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, program Seragam Sekolah Gratis untuk siswa baru SD Negeri dan SMP Negeri dipastikan kembali dilaksanakan sebagai salah satu program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara.
Sebanyak sekitar 16.000 stel seragam disiapkan untuk para peserta didik baru. Saat ini, Dinas Pendidikan Lampung Utara hanya tinggal menunggu data final hasil Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) sebagai dasar penyaluran bantuan agar tepat sasaran.
Kepala Dinas Pendidikan Lampung Utara, H. Sukatno, S.H., M.H., menyampaikan kepastian tersebut saat menerima kunjungan awak media bersama Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Lampung Utara di ruang kerjanya, Jumat (3/7/2026).
“Sesuai skema yang telah ditetapkan, siswa baru SD Negeri akan menerima seragam merah putih secara gratis, sedangkan siswa baru SMP Negeri memperoleh seragam putih biru yang dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Utara,” ujar Sukatno.
Ia menjelaskan, untuk seragam batik dan olahraga, mekanisme pengadaannya tetap diserahkan kepada masing-masing sekolah melalui musyawarah bersama komite sekolah dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.
Program ini memasuki tahun kedua pelaksanaannya. Pada tahun sebelumnya, kebutuhan seragam mencapai sekitar 16 ribu stel. Meski demikian, jumlah penerima tahun ini masih menunggu hasil validasi data SPMB agar bantuan benar-benar diterima oleh siswa yang berhak.
Menurut Sukatno, program tersebut merupakan bentuk nyata perhatian Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban ekonomi orang tua menjelang tahun ajaran baru.
“Ini adalah komitmen kepala daerah dalam mendukung pendidikan. Kami ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk bersekolah tanpa terbebani biaya pembelian seragam,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Sukatno juga mengajak seluruh orang tua agar tidak lagi menjadikan keterbatasan ekonomi, khususnya persoalan seragam sekolah, sebagai alasan anak tidak mengenyam pendidikan.
“Kami berharap tidak ada lagi anak yang tidak bersekolah hanya karena tidak memiliki seragam. Pemerintah Kabupaten melalui Bupati dan Wakil Bupati telah hadir memberikan solusi melalui program seragam gratis ini sebagai investasi bagi masa depan generasi Lampung Utara,” katanya.
Saat ini, Dinas Pendidikan masih melakukan sinkronisasi data SPMB bersama seluruh sekolah di Lampung Utara sebelum proses distribusi dilakukan.
Pemerintah berharap program tersebut tidak hanya mampu meringankan beban masyarakat, tetapi juga meningkatkan angka partisipasi sekolah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas di Kabupaten Lampung Utara.





