PALEMBANG, NUSANTARATODAY.ID — Sebuah insiden kebakaran melanda bangunan gudang milik CV Singkarak Raya yang berlokasi di Jalan Pandawa, Lorong Nakula, Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur 2, Palembang, pada Kamis (16/7/2026) siang.
Hingga saat ini, aparat kepolisian bersama pihak terkait masih melakukan penyelidikan intensif untuk memastikan penyebab utama munculnya api.
Peristiwa yang menimpa gudang penyimpanan kemiri seluas 6×10 meter persegi tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.45 WIB. Petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang menerima laporan dari warga bernama Ego langsung mengerahkan armada gabungan ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.
Meskipun muncul dugaan awal dari indikasi teknis di lapangan mengenai adanya masalah pada komponen alat produksi, petugas menegaskan bahwa kesimpulan akhir belum dapat diambil.
”Informasi awal yang kami terima di lapangan menyebutkan adanya dugaan indikasi kebocoran pada selang pemanas atau oli tungku pembakaran biji kemiri. Namun, ini baru dugaan awal (praduga) dan belum bisa disimpulkan. Penyebab pasti secara hukum dan teknis masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh pihak berwajib.” Ujar petugas pemadam kebakaran
Aparat kepolisian dari polsek setempat dikabarkan telah mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) guna pengumpulan bukti-bukti lebih lanjut dan meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pemilik usaha.
Proses pemadaman sendiri berlangsung cepat. Unit pertama dari Pos Kemuning yang dipimpin oleh Danton Noviarman Adis Syahputra dan Wadanton Albeto Hang Iman tiba di lokasi pada pukul 12.53 WIB. Dengan bantuan perkuatan unit dari Pos Merdeka dan Pos Seberang Ulu (SU) II, kobaran api berhasil dipadamkan secara total pada pukul 13.24 WIB.
Pihak pemadam kebakaran memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Sementara itu, area gudang yang terdampak saat ini telah dipasang garis polisi guna kelancaran proses investigasi lanjutan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran serta menghitung total kerugian materiil yang dialami korban.





