PEMALANG , NUSANTARATODAY.ID – Suasana di Balai Desa Taman, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, memanas pada Senin (26/10/2026).
Sebanyak kurang lebih 500 warga yang tergabung dalam pendukung bakal calon Kepala Desa (Bakal Calon Kades) Agus Feriyanto menggelar aksi unjuk rasa di kantor desa setempat.
Aksi ini dipicu oleh kekecewaan mendalam massa menyusul pengumuman bahwa Agus Feriyanto tidak lolos dalam tahapan tes tertulis Pilkades 2026. Dalam aksinya, massa menyoroti hasil seleksi yang dinilai janggal dan menduga adanya indikasi kecurangan serta ketidakjujuran dalam proses penilaian.
Koordinator aksi, Eky Diantara, menegaskan bahwa pihaknya menemukan indikasi permainan dalam penyelenggaraan seleksi tersebut.
“Kami menduga ada indikasi kecurangan dan permainan dalam proses seleksi ini sehingga Pak Agus Feriyanto dinyatakan tidak lolos. Karena prosesnya sarat ketidakadilan, kami menuntut pembatalan tahapan Pilkades ini dan mendesak agar panitia Pilkades segera dibubarkan,” tegas Eky di hadapan perwakilan panitia, pemerintah desa, serta aparat Kecamatan Taman.
Massa aksi secara tegas menyampaikan dua tuntutan utama, yakni membatalkan seluruh tahapan Pilkades yang sedang berjalan serta membubarkan panitia Pilkades Desa Taman karena dinilai sudah tidak netral dan cacat prosedur.
Hingga Senin malam, proses mediasi antara perwakilan pendukung dan pihak panitia masih berlangsung. Ratusan warga tampak terus bertahan di sekitar lokasi dengan pengawalan ketat aparat keamanan guna memastikan situasi tetap kondusif.







