Sempat Hilang di Laut Bakauheni, Pria Asal Cilegon Ditemukan Selamat

Redaksi
2 min
IMG 20261012 WA0038
A-AA+A++

LAMPUNG SELATAN, NUSANTARATODAY.ID – Dedi Rustana Siregar (38), pria asal Cilegon, Banten, yang dilaporkan melompat ke laut di Dermaga 7 Eksekutif Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, akhirnya ditemukan selamat pada Senin (12/10/2026). Korban ditemukan di sekitar Pulau Kandang setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian sejak pagi.

Komandan Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB setelah tim menerima informasi keberadaannya di Pulau Kandang pada pukul 12.25 WIB.

“Tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi korban dalam kondisi selamat,” ujar Rezie.

Pencarian hari kedua dimulai pukul 07.00 WIB dengan menyisir sejumlah titik perairan berdasarkan rencana operasi dan perhitungan Search and Rescue Map Prediction untuk memperkirakan posisi korban.

Baca Juga :  Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah di Talang Petai Plaju Darat Hangus Terbakar

Sekitar pukul 07.40 WIB, tim menerima informasi mengenai tanda-tanda keberadaan korban di kawasan Tanjung Tua. Petugas kemudian bergerak ke lokasi dan memulai pencarian pukul 08.30 WIB.

Namun, penyisiran awal belum membuahkan hasil. Tim melanjutkan pencarian secara visual menggunakan sejumlah peralatan SAR hingga informasi keberadaan korban di Pulau Kandang diterima.

Korban ditemukan pada koordinat 5°52.981′ LS dan 105°45.627′ BT, sekitar 0,99 mil laut ke arah tenggara dari titik dugaan lokasi korban melompat.

Setelah berhasil dievakuasi, Dedi dibawa ke Kantor ASDP Bakauheni. Ia selanjutnya direncanakan kembali ke Cilegon, Banten.

Baca Juga :  Razia Hiburan Malam di Sumenep, Dua Pemuda Terindikasi Narkoba

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Bakauheni, Polairud Polres Lampung Selatan, Polda Lampung, ASDP Bakauheni, TNI Angkatan Laut, nelayan, keluarga, serta masyarakat sekitar.

Sejumlah peralatan dikerahkan, mulai dari Rigid Inflatable Boat (RIB), perahu karet bermesin, kendaraan operasional, alat komunikasi, hingga perlengkapan selam.

“Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, pada pukul 13.50 WIB operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing,” kata Rezie.

Basarnas Lampung mengapresiasi koordinasi seluruh unsur SAR gabungan dan dukungan masyarakat hingga korban berhasil ditemukan.

IMG-20260904-WA0396