Belum Rampung Sudah Tuai Kritik, Kualitas Gedung Koperasi Merah Putih di Banyuates Sampang Disorot

Berry Pratama
2 min
IMG 20260514 WA0353
A-AA+A++

NUSANTARATODAY.ID – Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih yang berlokasi di Perumahan Arab Wings, Dusun Dung Gadung, Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menuai sorotan tajam dari masyarakat setempat.

Warga mempertanyakan kualitas pengerjaan proyek setelah ditemukan sejumlah bagian konstruksi rangka atap yang dinilai tidak presisi dan terkesan dikerjakan asal jadi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, beberapa rangka besi pada bagian atap terlihat bengkok, tidak sejajar, dan tidak simetris sebagaimana standar konstruksi bangunan pada umumnya.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait kualitas pembangunan gedung yang nantinya akan digunakan sebagai fasilitas penunjang aktivitas ekonomi warga.

Sejumlah warga menilai, jika sejak awal proses pembangunan sudah ditemukan indikasi ketidaksesuaian teknis, maka hal itu dikhawatirkan dapat berdampak pada kekuatan struktur bangunan dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Anggota DPRD Jember Diduga Main Game dan Merokok Saat Rapat Kesehatan

Salah satu warga Desa Jatra Timur berinisial (F) mengaku prihatin melihat kondisi pembangunan gedung koperasi tersebut.

Menurutnya, proyek yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat seharusnya dibangun dengan kualitas terbaik, bukan justru menimbulkan kekhawatiran.

“Kalau dari awal pengerjaannya sudah terlihat tidak rapi seperti ini, kami khawatir ke depannya bisa membahayakan masyarakat yang menggunakan gedung itu,” ujarnya kepada awak media, Kamis, (14/5/26).

Ia menambahkan, pembangunan fasilitas publik tidak boleh dilakukan secara asal-asalan karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Gedung koperasi ini nantinya dipakai banyak orang. Jadi kualitas bangunan harus benar-benar diperhatikan agar tidak menimbulkan risiko di kemudian hari,” tambahnya.

Baca Juga :  Silaturahmi dan Makan Bersama, PT Raden Group Nusantara Perkuat Kekompakan dan Hubungan Kekeluargaan

Sorotan masyarakat tersebut kini menjadi perhatian publik. Warga berharap pemerintah desa maupun pihak terkait segera turun tangan melakukan pengecekan langsung terhadap kualitas pengerjaan proyek agar tidak terjadi dugaan kelalaian teknis yang dapat merugikan masyarakat.

Selain itu, masyarakat juga meminta adanya pengawasan ketat dari instansi teknis terkait, termasuk evaluasi terhadap pelaksana proyek apabila ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai standar konstruksi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait masih belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan ketidaksesuaian pembangunan tersebut.

Masyarakat berharap pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih dapat diselesaikan dengan mengedepankan kualitas, keamanan, dan transparansi, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi warga, bukan justru menimbulkan polemik di tengah masyarakat.