Lampung Selatan, Nusantaratoday.id – M. Agus Budiantoro atau yang akrab disapa Mas Bro terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (DPD LPM) Kabupaten Lampung Selatan.
Mas Bro mendapat dukungan penuh peserta Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lampung Selatan, Rabu (30/9/2026). Terpilihnya Mas Bro sekaligus menandai berakhirnya status caretaker dan dimulainya kepengurusan definitif DPD LPM Lampung Selatan.
Musda diikuti perwakilan LPM dari 17 kecamatan se-Lampung Selatan. Hadir pula jajaran DPD LPM Provinsi Lampung, di antaranya Sekretaris Umum Ali Sopian dan Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Topan Indra Karsa, serta Ketua DPD LPM Kota Bandar Lampung Busroni.
Kegiatan tersebut dibuka langsung Kepala Dinas PMD Lampung Selatan, Erdiyansyah.
Dalam proses pencalonan, terdapat tiga nama yang muncul sebagai kandidat, yakni M. Agus Budiantoro, Asiholan, dan Didik Budianto. Setelah melalui pembahasan dalam forum Musda, peserta akhirnya sepakat memberikan dukungan kepada Mas Bro secara aklamasi.
Usai terpilih, Mas Bro menegaskan LPM tidak boleh hanya menjadi organisasi formalitas. Menurutnya, LPM harus mampu menjadi wadah aspirasi masyarakat yang berjalan secara berjenjang, mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten hingga pusat.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat konsolidasi organisasi agar LPM dapat berperan dalam mendorong pembangunan daerah secara partisipatif.
Kehadiran LPM, lanjutnya, diharapkan dapat bersinergi dengan program-program unggulan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama.
Sementara itu, Ketua Bidang OKK DPD LPM Provinsi Lampung, Topan Indra Karsa, mengingatkan agar Musda tidak berhenti pada seremoni pergantian kepemimpinan.
Menurut dia, terbentuknya kepengurusan definitif harus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali fungsi pemberdayaan masyarakat secara nyata di tingkat bawah.
“Jangan hanya selesai pada pemilihan ketua. Setelah ini harus ada langkah nyata untuk masyarakat,” pesan Topan dalam forum Musda.
Kepala Dinas PMD Lampung Selatan Erdiyansyah mengatakan keberadaan LPM sejalan dengan arah pembangunan daerah yang mengedepankan semangat gotong royong dan kolaborasi berbagai pihak.
Ia menyebut pendekatan pentahelix, yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, serta unsur terkait lainnya, menjadi salah satu pendekatan yang dapat memperkuat percepatan pembangunan daerah.
Dengan terbentuknya kepengurusan definitif, DPD LPM Lampung Selatan selanjutnya akan melakukan konsolidasi internal. Penguatan koordinasi dengan pengurus LPM di tingkat kecamatan dan desa menjadi salah satu agenda penting untuk memperluas peran pemberdayaan masyarakat di Lampung Selatan.






