Berobat di Luar Domisili, Rohanah Tetap Rasakan Kemudahan Layanan JKN di Purworejo

Setiawan
2 min
IMG 20260914 WA0068
A-AA+A++

PURWOREJO, Nusantaratoday.id – Jarak geografis tidak lagi menjadi penghalang bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Hal ini dibuktikan oleh Rohanah (40), warga Kelurahan Tegal, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, yang tetap memperoleh layanan prima saat berobat di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Saat ini, Rohanah sedang menjalani perawatan di RS Palang Biru Kutoarjo. Didampingi suaminya, Singgih Andy Nugroho (35), ia mengungkapkan bahwa mobilitas tinggi sebagai perantau atau pengunjung keluarga tidak mengurangi haknya atas jaminan kesehatan.

Bagi pasangan suami istri ini, pengalaman berobat di Purworejo menjadi momen untuk membandingkan standar layanan antara daerah asal (Bogor) dan daerah kunjungan. Singgih, yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan Rohanah, seorang ibu rumah tangga, menilai kualitas pelayanan di kedua wilayah sama-sama memuaskan.

“Kalau dari pelayanannya, menurut kami sama-sama baik. Dokter, perawat, dan petugasnya ramah serta sigap membantu,” tutur Rohanah, Senin (14/9/2026).

Baca Juga :  Tempuh Ratusan Kilometer, Seorang Sopir Bis Kembalikan Dompet Penumpangnya Yang Terjatuh

Selain keramahan petugas, Rohanah sangat terbantu oleh transformasi digital BPJS Kesehatan. Fitur Antrean Online pada Aplikasi Mobile JKN dinilai menjadi game changer yang menghemat waktu dan tenaga secara signifikan.

Ia mengenang masa lalu ketika harus rela bangun pagi buta demi mendapatkan nomor antrean fisik. “Dulu sebelum ada antrean online, habis salat Subuh kami sudah berangkat supaya dapat nomor. Kadang baru dipanggil jam 10 atau 11 siang. Sekarang cukup daftar dari rumah malam sebelumnya, lalu datang sesuai jadwal. Jauh lebih hemat waktu dan tenaga,” ungkapnya.

Kesempatan berobat ini juga dimanfaatkan Singgih untuk berkonsultasi mengenai administrasi kepesertaan. Sebagai peserta Pekerja Penerima Upah (PPU), ia ingin memahami ketentuan penambahan anggota keluarga selain istri dan anak.

Melalui layanan BPJS Satu, Singgih mendapatkan penjelasan langsung mengenai prosedur dan kanal layanan seperti PANDAWA (Pelayanan Administrasi Daring Tanpa Antri Untuk Warga). Informasi yang jelas dari petugas membuatnya paham langkah yang harus diambil jika kelak membutuhkan layanan administrasi serupa.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Buru Ajak Semua Elemen Rawat Nilai Pela Gandong

“Yang paling kami rasakan sekarang adalah kemudahan antrean online. Tidak perlu datang terlalu pagi, waktunya jadi lebih efisien. Senang juga bisa bertanya langsung dan mendapat penjelasan yang jelas,” ujar Singgih.

Pengalaman Rohanah dan Singgih menegaskan bahwa Program JKN dirancang untuk adaptif terhadap mobilitas masyarakat modern. Inovasi seperti Mobile JKN, Antrean Online, dan PANDAWA bukan sekadar fitur tambahan, melainkan wujud komitmen BPJS Kesehatan dalam menghadirkan pelayanan yang sederhana, cepat, dan mudah diakses.

Dengan dukungan teknologi dan standar pelayanan yang terintegrasi nasional, peserta JKN kini dapat merasa aman dan terlindungi kapan saja dan di mana saja, tanpa terkendala batas administratif domisili.

 

IMG-20260904-WA0396