Bandar Lampung, Nusantaratoday.id– Basarnas Lampung mengimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Warga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker jika harus bepergian.
Kepala Kantor Basarnas Lampung, Deden Ridwansyah, mengatakan sebaran abu vulkanik telah berdampak ke sejumlah wilayah di Lampung.
“Beberapa wilayah terdampak sebaran abu vulkanik, di antaranya Kabupaten Tanggamus, Bandar Lampung, Kota Metro, Pringsewu, sampai Pesisir Barat,” kata Deden dalam imbauannya, Minggu (6/9/2026).
Deden meminta masyarakat tidak panik, namun tetap memperhatikan keselamatan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
“Jangan keluar rumah manakala tidak penting. Apabila ada aktivitas di luar rumah, gunakan masker untuk keselamatan Anda,” ujarnya.
Selain dampak abu vulkanik, Basarnas juga mengingatkan masyarakat untuk menjauhi kawasan pesisir pantai di sekitar Gunung Anak Krakatau.
Para pengunjung maupun nelayan diminta tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 kilometer dari kawasan gunung api.
“Bagi para pengunjung serta nelayan agar tidak mendekat dengan radius jarak aman sekitar 5 kilometer dari Gunung Anak Krakatau,” tegasnya.
Basarnas Lampung juga membuka layanan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan dalam kondisi darurat.
Masyarakat dapat menghubungi call center Basarnas 115 atau nomor 0821-8004-8006.
“Kami siap memberikan layanan SAR kepada seluruh masyarakat yang melaporkan tentang kedaruratan yang terjadi di wilayah masing-masing,” kata Deden.
Basarnas mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti informasi resmi terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau, serta mengutamakan keselamatan di tengah potensi dampak erupsi.






