BANYUASIN, NUSANTARATODAY.ID — PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Selatan (UIP Sumbagsel) resmi meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk SINAR BOHLAM (Sinergi Kolaborasi Berbasis Agro-Hortikultura Unggul dan Mandiri) di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Senin (24/8/2026).
Melalui program ini, PLN membangun Pusat Budidaya Melon Smart Greenhouse Berbasis Masyarakat yang mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT). Terobosan ini menjadi pionir budidaya melon modern berbasis IoT pertama di Provinsi Sumatera Selatan, yang dirancang untuk memodernisasi sektor pertanian sekaligus menggenjot efisiensi dan produktivitas petani lokal.
Peluncuran ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., MBA., IPU., ASEAN.Eng., Senior Manager PT PLN UIP Sumbagsel, Hendri Iriawan; Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Banyuasin, Ir. Alpian Soleh, M.M., Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Banyuasin, Sarip, S.P., M.M., Camat Banyuasin III, Santo, S.Sos., M.Si., Kepala Desa Tanjung Agung, H. Dodi Musriyanto, S.Ag., serta jajaran Forkopimcam, Tim Penggerak PKK, dan masyarakat setempat.
Senior Manager PT PLN UIP Sumbagsel, Hendri Iriawan, menegaskan bahwa hadirnya SINAR BOHLAM merupakan wujud konkrit komitmen PLN Peduli dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
”Program TJSL SINAR BOHLAM adalah persembahan nyata PT PLN UIP Sumbagsel untuk mengakselerasi perekonomian warga Desa Tanjung Agung. Kami optimistis sentuhan teknologi IoT pada sektor agro-hortikultura ini mampu menciptakan efisiensi budidaya sekaligus memacu kesejahteraan ekonomi petani secara berkelanjutan,” tutur Hendri.
Kepala Desa Tanjung Agung, H. Dodi Musriyanto, S.Ag., menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif visioner PLN. Menurutnya, program ini tidak hanya membawa modernisasi fisik, tetapi juga memberdayakan kearifan lokal.
”Intervensi PT PLN UIP Sumbagsel sangat berdampak bagi warga kami. Ini bukan sekadar penyerahan fasilitas, melainkan wadah transfer pengetahuan. PLN merangkul potensi lokal yang kami miliki sehingga para petani mampu bertransisi ke era pertanian digital secara presisi. Terima kasih PLN Peduli atas dedikasinya mewujudkan desa yang berdaya,” ungkap Dodi.
Dukungan serupa diutarakan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Sekretaris Daerah Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, memuji ketepatan sasaran PLN UIP Sumbagsel dalam memilih Desa Tanjung Agung sebagai pusat pengembangan program.
”Pendampingan dari PLN UIP Sumbagsel adalah sebuah langkah strategis sekaligus kebanggaan bagi Kabupaten Banyuasin. Kolaborasi ini sangat holistik karena menyelaraskan pembangunan infrastruktur modern dengan penguatan kapasitas SDM petani. Pemkab Banyuasin siap mengawal dan memperluas kemitraan pada program-program pemberdayaan berikutnya,” tegas Erwin.
Lewat program SINAR BOHLAM, PLN UIP Sumbagsel berkomitmen terus melakukan pendampingan intensif agar kelompok tani lokal mampu mengelola fasilitas Smart Greenhouse secara mandiri, profesional, serta siap bersaing di pasar modern.






