PEMALANG, Nusantartoday.id — Kualitas penyajian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan. Muncul keluhan dari masyarakat terkait dugaan kurangnya perhatian terhadap standar pengemasan makanan yang diterima para penerima manfaat. (20/8/26)
Informasi yang beredar menyebutkan, salah satu menu MBG berupa pangsit diduga hanya menggunakan tali dari daun pisang sebagai pengikat. Selain itu, terdapat keluhan lain terkait ditemukannya tusuk gigi yang disebut berada di beberapa bagian area penyajian makanan.
“Ya Allah… parah sekali. Tusuk gigi di mana-mana,” ungkap RN salah satu warga yang menyampaikan keluhannya.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat, mengingat MBG merupakan program yang diperuntukkan bagi anak-anak. Aspek keamanan pangan, kebersihan, serta proses pengemasan seharusnya menjadi perhatian utama agar makanan yang diterima benar-benar aman dan layak konsumsi.
Diketahui, penyedia MBG tersebut berada dalam satu yayasan yang sama dengan pihak Sukoco, yang melayani SPPG Widuri 1 dan SPPG Widuri 2. Masyarakat meminta pihak terkait segera melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap proses produksi hingga pendistribusian makanan.
Sorotan ini menjadi pengingat penting bagi pengelola MBG agar tidak mengabaikan standar pelayanan. Program dengan tujuan meningkatkan gizi masyarakat harus dibarengi dengan pengawasan ketat terhadap kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.
Hingga berita ini diterbitkan, tim awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Kepala Dapur kedua SPPG tersebut guna memperoleh klarifikasi dan informasi lebih lanjut terkait dugaan keluhan tersebut.






