Abdullah Umar Kembali Nahkodai KNPI Buru: Pemuda Harus Berdiri Tegak dan Tetap Menyala

Berry Pratama
2 min
IMG 20260728 225959
A-AA+A++

Buru, Nusantaratoday.id – Gelaran Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DPD II Kabupaten Buru yang berlangsung di Aula Kementerian Agama Kabupaten Buru resmi berakhir. Momentum ini menjadi titik awal bagi seluruh elemen pemuda untuk melebur perbedaan dan kembali bersatu demi menggerakkan roda organisasi.

​Dalam dinamika Musda tersebut, terdapat tiga kandidat yang mengambil formulir pendaftaran, yakni Abdullah Umar, Aam Purnama, dan Rizal Sutrisno. Namun, hanya Abdullah Umar yang memantapkan langkah dengan mengembalikan berkas.

Berdasarkan hasil penetapan panitia pelaksana, Abdullah Umar secara resmi terpilih kembali untuk menahkodai DPD II KNPI Kabupaten Buru pada periode berikutnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) serta sesi foto bersama para pengurus OKP Cipayung Plus Kabupaten Buru.

​Dalam sambutannya, Abdullah Umar menyampaikan apresiasi mendalam kepada para senior dan rekan-rekan OKP Cipayung Plus yang senantiasa mengawal proses Musda hingga tuntas. Ia menegaskan bahwa kepemimpinan ini bukanlah tentang siapa yang berdiri paling depan, melainkan tentang komitmen untuk berjalan bersama.

Baca Juga :  Kolaborasi Rutan Pemalang Dengan Pengadilan Negeri Sukseskan Pelayanan Sidang Virtual

​”Kapal besar bernama KNPI membutuhkan nahkoda yang tenang dalam mengarungi tantangan, bijaksana saat menentukan arah, dan adil merangkul seluruh elemen pemuda. Mari kita satukan langkah di Bumi Bupolo. Jadikan setiap perbedaan sebagai sumber kekuatan, bukan alasan untuk terpecah,” tegas Abdullah. Selasa (28/07/26).

​Abdullah berharap pemuda Kabupaten Buru tidak boleh kehilangan redupnya. Pemuda harus tetap berdiri tegak lurus untuk menyuarakan aspirasi masyarakat serta menjadi wadah yang melahirkan ide-ide kreatif dan inovatif bagi kemajuan daerah.

​Ke depan, DPD II KNPI Kabupaten Buru berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal program-program pro-rakyat. Di saat yang sama, KNPI tetap memegang teguh peran kontrol sosial dengan memberikan kritik yang objektif, konstruktif, dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  Selesaikan Konflik Lahan PT SCK, DPRD Muba Rekomendasikan Pembentukan Satgas Khusus

Untuk mewujudkan visi tersebut, beberapa langkah strategis akan ditempuh. Pertama, penguatan kolaborasi dilakukan dengan membangun kemitraan erat bersama pemerintah, dunia usaha, organisasi kepemudaan, dan seluruh elemen masyarakat.

Kedua, organisasi akan menjalankan kontrol sosial objektif untuk mengawal kebijakan publik secara independen demi kepentingan masyarakat Kabupaten Buru. Terakhir, melalui rekonsiliasi pemuda, perbedaan pandangan akan didorong sebagai dinamika yang sehat guna memperkuat solidaritas dan kedewasaan dalam berorganisasi.

​Ego sektoral dan perpecahan hanya akan memperlambat langkah perjuangan. Rekonsiliasi, persatuan, dan kolaborasi menjadi fondasi utama bagi kemajuan kepemudaan. Di bawah kepemimpinan Abdullah Umar, KNPI Buru diharapkan tumbuh menjadi organisasi yang inklusif, solid, dan mampu melahirkan generasi muda berintegritas bagi Bumi Bupolo.