Gema Sholawat dan Doa Tolak Bala, Wujud Syukur Majelis Taklim Riyadhus Sholihin atas Karunia Kesehatan

Berry Pratama
2 min
IMG 20260704 182037
A-AA+A++

BEKASI, NUSANTARATODAY.ID – Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan gema selawat yang syahdu mengalun indah dari sebuah kediaman di Gg. Makmur, Perumahan Bumi Sentosa Damai, Desa Karangsentosa, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (04/07/2026) sore.

​Puluhan jemaah Ibu-Ibu Majelis Taklim Riyadhus Sholihin bersama grup Qasidah Baeti Azzikra bersimpuh bersama dalam kekhusyukan agenda tasyakuran, doa selamat, serta doa tolak bala.

​Momentum ba’da Ashar ini bukan sekadar perkumpulan biasa, melainkan sebuah ruang khidmat untuk melangitkan rasa syukur atas mukjizat kesembuhan keluarga, sekaligus merajut doa restu bagi para leluhur yang telah berpulang ke Rahmatullah.

Baca Juga :  Sapi Kurban 400 Kg Terjun ke Sungai, Satpol Airud Polres Pemalang Turun Tangan Usai Warga Hubungi Call Center 110

​Secara khusus, untaian doa ini mengalir sebagai bentuk syukur atas pulihnya kesehatan putra-putri dari Pimpinan Redaksi Lensacyber.com, Daniel Agustianto yakni Ananda Nelvi Susanti dan Muhammad Sultan Rafli serta adik ipar tercinta (Cek Renny) setelah sempat diuji dengan sakit.

​Suasana haru kian memuncak saat zikir bersama dikumandangkan. Di antara petikan rebana dan harmoni qasidah dari Baeti Azzikra, para jemaah tampak khusyuk memohon perlindungan agar keluarga besar senantiasa dijauhkan dari segala mara bahaya dan bala bencana.

​”Kesehatan adalah mahkota yang indahnya hanya dilihat oleh orang yang sedang sakit. Hari ini, kami mengetuk pintu langit, mengucap syukur sedalam-dalamnya atas kesembuhan ini, sekaligus mengirimkan Al-Fatihah terbaik untuk keluarga yang telah mendahului kita,” tutur Rafli selaku perwakilan keluarga.

Baca Juga :  Lurah Sentosa Pimpin Patroli Malam Takbiran, Pastikan Keamanan Hewan Kurban Warga

​Hadir dalam agenda sakral ini segenap jemaah Riyadhus Sholihin, pengurus grup Qasidah Baeti Azzikra, serta tokoh masyarakat setempat. Acara yang sarat makna ini diakhiri dengan ramah tamah dan makan bersama, menyisakan harapan agar jalinan silaturahmi ini terus istikamah dan membawa berkah bagi sesama.*