Pelabuhan Teluk Bara Buru Berhenti Beroperasi, Ekonomi Dua Provinsi Terhambat

Berry Pratama
1 min
IMG 20260630 095522
A-AA+A++

BURU, NUSANTARATODAY.ID – Pelabuhan Feri Teluk Bara yang terletak di Desa Bara, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, dilaporkan telah berhenti beroperasi selama tiga tahun terakhir. Pemerintah Daerah setempat dinilai lamban dalam menangani fasilitas publik vital ini.

​Sebelumnya, pelabuhan ini aktif melayani rute penyeberangan strategis yang menghubungkan dua provinsi, yaitu Kabupaten Buru (Maluku) dan Kabupaten Kepulauan Sula (Maluku Utara).

​Terhentinya operasional feri berdampak serius pada roda perekonomian di kedua wilayah tersebut. Selain menghambat mobilitas warga, kondisi ini juga mematikan usaha para pedagang kecil di sekitar dermaga yang kini terpaksa gulung tikar akibat sepinya aktivitas.

Baca Juga :  ​Dugaan Gurita Paket Swakelola Rp25 Miliar Dinkes Lampura: Klarifikasi Kadis Belum Redam Desakan Audit APH

​Seorang pegawai Dinas Perhubungan berinisial AL, yang saat ini masih berjaga di rumah dinas dermaga, mengonfirmasi situasi tersebut.

​”Sampai saat ini feri belum beroperasi. Kami masih menunggu informasi resmi dari Pemerintah Provinsi Maluku terkait kepastian kapan rute ini akan dibuka kembali,” ujarnya, Selasa (30/6/2026).

​Merespons kondisi yang berlarut-larut ini, warga Desa Bara mendesak Pemerintah Kabupaten Buru dan pihak terkait untuk segera mengambil langkah nyata agar Pelabuhan Feri Teluk Bara dapat kembali beroperasi demi memulihkan ekonomi masyarakat.