Sinergi TNI-Polri-BNN: Pasokan 1 Kg Sabu Lintas Daerah Palembang–Empat Lawang Gagal Total

Berry Pratama
3 min
IMG 20260613 140212
A-AA+A++

EMPAT LAWANG, NUSANTARATODAY.ID – Komitmen “Perang Melawan Narkoba” di Bumi Sriwijaya kembali dibuktikan bukan sekadar slogan kosong. Melalui operasi senyap yang presisi, tim gabungan dari Satgas Anti Narkoba Deninteldam II/Swj, Tim Intel Kodim 0405/Lahat, Sat Res Narkoba Polres Empat Lawang, dan BNNK Lahat berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu seberat 1 Kilogram.

Barang haram tersebut berhasil dicegat sebelum sempat meracuni masyarakat di Desa Gedung Agung, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang.

​Keberhasilan besar ini bermula dari kewaspadaan seorang kurir J&T Pendopo. Ia menaruh curiga pada sebuah paket misterius berkode resi JD 0564288268. Paket tersebut ditujukan kepada seseorang bernama Karindra, namun identitas pengirimnya sengaja dikaburkan dengan nama “Teknoline Tanpa Nama” asal Kertapati, Palembang.

​Sadar ada yang tidak beres, sang kurir langsung mengambil langkah berani dengan melaporkan kejanggalan tersebut kepada aparat keamanan. Laporan cepat inilah yang menjadi pemantik bergeraknya roda intelijen.

​Mendapat informasi krusial tersebut, Dandeninteldam II/Swj Letkol Kav Wahyudha Saputra, S.H., langsung bergerak cepat melakukan koordinasi ketat dengan Dandim 0405/Lahat Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto, S.H., M.Sos. Sekitar pukul 16.00 WIB, perintah operasi langsung diturunkan.

Tim Satgas Anti Narkoba Deninteldam II/Swj yang dipimpin oleh Kapten Ckm Dian Husni langsung meluncur melakukan penyergapan di kantor J&T Pendopo.

Baca Juga :  Dandim 0418/Palembang Tinjau Langsung Kerja Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Stadion Kamboja

​Tepat pukul 20.05 WIB, tim gabungan mengepung lokasi dan melakukan pemeriksaan digital serta fisik terhadap paket mencurigakan tersebut dengan prosedur hukum yang ketat.

​Saat kotak hitam safety box merk Dely tersebut dipaksa membuka, kecurigaan aparat terbukti. Di dalamnya tersimpan paket besar narkotika jenis sabu dengan berat brutto 1 Kilogram. Guna kepentingan penyidikan mendalam, barang bukti bernilai miliaran rupiah tersebut langsung diserahkan secara utuh kepada Sat Res Narkoba Polres Empat Lawang.

Hasil analisis di lapangan mengonfirmasi bahwa sindikat narkoba kini beradaptasi dengan memanfaatkan jasa ekspedisi sebagai “kurir gelap”. Dengan memalsukan data pengirim, menyamarkan nama, dan mengaburkan alamat, mereka mencoba memutus mata rantai pelacakan aparat.

​Namun, kelihaian pelaku berhasil dipatahkan oleh respons yang jauh lebih cepat. Kolaborasi intelijen Deninteldam II/Swj, ketangkasan Kodim 0405/Lahat, ketegasan Sat Narkoba Polres Empat Lawang, serta dukungan teknis BNNK Lahat membuat skenario matang para bandar berakhir gagal total.

​Keberhasilan operasi ini dikomandoi oleh personel tangguh di lapangan, di antaranya Kapten Ckm Dian Husni, Lettu Inf Deky, Lettu Inf M. Dwi Apriansyah, dan Sertu Randy Prayogi. Mereka membuktikan bahwa ego sektoral runtuh ketika berhadapan dengan misi menyelamatkan bangsa.

Baca Juga :  Jelang Operasi Patuh Krakatau 2026, Polda Lampung Matangkan Kesiapan Personel

​Dandeninteldam II/Swj, Letkol Kav Wahyudha Saputra, S.H., dengan nada tegas menyatakan bahwa hasil operasi ini adalah pesan keras bagi para pelaku kejahatan narkotika.

​”Satu gram pun narkoba tidak akan kami beri ruang untuk beredar di wilayah Sumatera Selatan. Setiap laporan masyarakat akan kami sikat dengan cepat, terukur, dan tanpa kompromi! Ini adalah harga mati demi melindungi generasi muda dari bahaya laten narkotika,” tegas Letkol Kav Wahyudha.

​Saat ini, seluruh barang bukti telah diamankan. Kasus yang awalnya ditangani oleh Sat Res Narkoba Polres Empat Lawang ini akan segera dilimpahkan ke Polda Sumsel guna memburu dan membongkar siapa aktor intelektual di balik nama misterius “Teknoline Tanpa Nama”.

​Berkaca dari kasus ini, Kodam II/Sriwijaya mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan para pelaku usaha jasa ekspedisi untuk memperketat pengawasan. Perhatikan setiap paket yang memiliki indikasi mencurigakan seperti tanpa identitas pengirim yang jelas atau gerak-gerik penerima yang mencurigakan.

​Jangan ragu untuk segera melapor ke Koramil, Polsek, atau kantor BNN terdekat. Langkah kecil yang diambil oleh seorang kurir J&T Pendopo terbukti mampu menyelamatkan ribuan nyawa anak bangsa dari jerat hitam narkoba. Bersama, kita jaga Sumatera Selatan.