PALEMBANG, NUSANTARATODAY.ID – Peristiwa kebakaran melanda kawasan permukiman penduduk di Jalan Talang Petai, RT 28 RW 10, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Palembang pada Senin (8/6) pagi.
Kobaran api yang diduga dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting listrik tersebut menghanguskan satu unit rumah tinggal berukuran 10 x 12 meter persegi milik seorang warga bernama Mustika.
Insiden kebakaran ini pertama kali dilaporkan oleh warga setempat bernama Diana. Melalui panggilan darurat pada pukul 10.45 WIB, ia mengabarkan adanya kobaran api yang dengan cepat membesar dari rumah korban. Menerima laporan darurat tersebut, petugas pemadam kebakaran dari Pos Seberang Ulu (SU) I Peleton C langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Dipimpin oleh Komandan Peleton Heryansyah bersama Wakil Komandan Peleton Andi, unit pemadam pertama tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) tepat pada pukul 11.00 WIB. Petugas langsung melakukan lokalisasi area dan memulai proses pemadaman intensif lima menit setelah mendarat di lokasi guna mengantisipasi perambatan api ke bangunan sekitar.
”Begitu menerima laporan dari warga pukul 10.45 WIB, kami segera menerjunkan unit terdekat dari Pos SU I Peleton C. Fokus utama kami saat tiba di lokasi pukul 11.00 WIB adalah melokalisasi kobaran api agar tidak merembet ke rumah-rumah warga lainnya karena ini kawasan pemukiman,” ujar Komandan Peleton Pos SU I, Heryansyah.
Mengingat potensi bahaya yang cukup besar, bantuan kekuatan armada dari posko lain segera dikerahkan ke lokasi. Total delapan unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan, yang terdiri dari tiga unit dari Pos SU I (unit 02, 04, dan 25), tiga unit dari Pos Merdeka (unit 14, 16, dan 18), serta dua unit tambahan dari Pos SU II (unit 08 dan 09). Kerja sama solid antarpasukan di lapangan membuat amukan si jago merah berhasil dipadamkan secara total pada pukul 12.15 WIB.
”Dugaan awal api berasal dari korsleting listrik. Berkat kesigapan tim gabungan dari Pos SU I, Pos Merdeka, dan Pos SU II dengan total delapan armada, api akhirnya berhasil dipadamkan total pada pukul 12.15 WIB. Kami pastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini,” dikatakan Heryansyah.
Pasukan pemadam kebakaran akhirnya melakukan proses pendinginan menyeluruh dan baru kembali ke posko masing-masing pada pukul 13.30 WIB setelah memastikan kondisi di lokasi benar-benar aman serta kondusif. Sementara itu, kerugian materiil akibat hangusnya rumah Ibu Mustika hingga kini masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.





