Audiensi dengan Bakom RI, CEO Promedia Perjuangkan Integrasi Media Lokal ke Ranah Nasional

Berry Pratama
3 min
IMG 20260630 235332
A-AA+A++

Jakarta, Nusantaratoday.id – Promedia Group menggelar audiensi strategis dengan Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) di Kantor Bakom RI, Jalan Veteran, Jakarta. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi komunikasi publik melalui kolaborasi erat bersama jaringan media lokal di seluruh tanah air. Selasa (30/6/2026).

​Delegasi Promedia dipimpin langsung oleh CEO Promedia Group, Agus Sulistriyono. Turut mendampingi dalam rombongan, Komisaris Promedia Dadang Hermawan, Direktur Marketing Promedia Bimo Haryanto, Ketua Umum Jaringan Pemimpin Redaksi (JPP) Sunardi Panjaitan, serta Sekretaris Jenderal JPP Hadi Suprapto.

​Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari. Dalam pertemuan tersebut, Qodari didampingi oleh jajaran deputinya, yakni Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Kurnia Ramadhana, Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah Ulta Levenia, serta perwakilan Deputi Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi Ruth Anjani.

​Pada kesempatan tersebut, Qodari memaparkan bahwa Bakom RI mengemban mandat besar untuk membangun komunikasi publik yang solid, sekaligus mengedukasi dan menyosialisasikan berbagai kebijakan strategis serta program prioritas Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat luas.

Baca Juga :  Polda Sumsel Musnahkan Kilogram Narkoba, Puluhan Ribu Jiwa Anak Bangsa Terselamatkan

​”Selamat datang di Sekretariat Bakom. Salah satu tugas utama Bakom adalah turut aktif menjelaskan dan menyosialisasikan berbagai program serta kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto kepada publik,” ungkap Qodari.

​Sebagai informasi, Bakom RI merupakan lembaga nonstruktural yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2025. Lembaga ini bertugas mengomandani komunikasi dan informasi terkait kebijakan strategis pemerintah, sekaligus menyinkronkan narasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

​Dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut, Agus Sulistriyono memperkenalkan ekosistem Promedia Group yang selama ini tumbuh dan berkembang lewat kemitraan kuat bersama jaringan media lokal di berbagai pelosok Indonesia.

Menurut Agus, media lokal memegang peran krusial sebagai jembatan informasi karena memahami karakteristik, kedekatan emosional, dan kebutuhan riil masyarakat di daerah.

​Ia pun berharap Bakom RI memberikan atensi khusus kepada puluhan ribu media lokal di Indonesia agar dilibatkan secara aktif dalam ekosistem komunikasi publik nasional.

​”Media lokal memiliki kedekatan yang otentik dengan masyarakat di daerah. Oleh karena itu, kami berharap Bakom RI memberikan perhatian dan merangkul puluhan ribu media lokal ini sebagai pilar penting dalam diseminasi informasi program pemerintah,” ujar Agus.

Baca Juga :  Tower BTS Beroperasi, Jalan Warga Hancur: Perkimciptaru Lampung Utara Mengaku Dilewati Vendor

​Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa selain memperkuat kolaborasi editorial melalui JPP, Promedia juga masif mengamplifikasi distribusi konten digital lintas platform. Kekuatan media lokal saat ini tidak lagi terbatas pada situs web, melainkan telah merambah ke ranah media sosial dengan penetrasi audiens yang luar biasa besar.

​”Kekuatan voice dari media lokal, baik melalui website maupun media sosial, sangat masif. Di ekosistem Promedia Group sendiri, post views di platform TikTok telah menembus 2,5 miliar tayangan setiap bulannya. Potensi raksasa ini bisa menjadi kekuatan bersama untuk menyampaikan informasi yang akurat, memperkuat literasi publik, serta menjembatani komunikasi pemerintah pusat hingga ke akar rumput,” paparnya.

​Audiensi yang berjalan konstruktif ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan komunikasi. Kedua belah pihak optimis sinergi ini akan berdampak positif pada kualitas penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

​”Kami menyambut baik kehadiran Promedia dan berharap komunikasi serta kolaborasi ini dapat terus berlanjut ke depan,” pungkas Qodari.