Proyek P3-TGAI Lembung Timur Lenteng Diduga Banyak Kejanggalan

IMG 20250923 121704

Sumenep, NusantaraToday.Id – Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Desa Lembung Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga menjadi ladang korupsi. Pasalnya, Anggaran Proyek kurang lebih 195 juta tersebut yang telah berjalan sejak Agustus 2025 itu terkesan masih belum menunjukkan progres signifikan.

Saat Tim media NusantaraToday.Id turun ke lokasi pekerjaan menemukan adanya kejanggalan pengerjaan di lapangan, baik dari penggalian dasar, bahan material, serta papan informasi yang dibiarkan roboh dan tidak adannya papan titik kordinat.

Bacaan Lainnya

Menurut Asmuni, aktivis muda sumenep saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa bahan material yang ditemukan di lapangan seperti batu yang digunakan memakai bahan sisa dari galian C, dan dari pembangunannya terkesan asal jadi.

“ Ini sangat lucu, proyek yang seharusnya untuk pengairan malah tidak ada sumber aliran airnya yang asalnya dari mana. Ironisnya, bahan material batunya ini malah dari bekas galian C dan pembangunannya ini seperti asal-asalan, seperti penggalian pondasi dasar bangunan yang diduga tidak sesuap Spesifikasi,” pungkasnya(22/09/25)

Lebih lanjut, Kata Asmuni, Minimnya transparansi, keterlambatan pengerjaan, serta lemahnya pengawasan membuat proyek P3-TGAI di Lembung Timur ini berpotensi menjadi ladang bancakan. Maka dari itu, Warga berharap pemerintah dan pihak berwenang segera turun tangan untuk melakukan evaluasi agar anggaran negara benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

” Saya berharap pihak berwenang segera turun ke lokasi pekerjaan, karena diduga menjadi bancakan oknum yang taj bertanggungjawab,” Pungkasnya.

Hingga berita ini dimuat, baik dari pihak Kepala desa maupun pendamping belum bisa ditemui sampai saat ini. Namun, awak media ini akan terus berupaya konfirmasi kepada pihak terkait meski keterbatasan akses untuk menghubunginya.

(@Man )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *